akhir tumpukan peti berlapis besi
tergores luka jeritan hati
langkah dini sandaran bukti
Gelap purnama malam kan datang lagi
berhembuskan angin ini
bagaikan dewa suci yang menggenggam botol wishkey
membuat bintang ikut bernyanyi
menikmati alunan hati
hingga raja kejora juga ikut menari
menangisi kehancuran api
kian bidadari turun ke bumi beri semangat tuk tetap berani
mencoba kembali meraih hidup baru di awan putih
senyum yang selalu menemani
menunggu sunrise pagi sore nya hari
TERLARUT PERGI TINGGALKAN CERITA KHAYALAN MIMPI TAK PASTI !!!
Ukir kembali,,
Kanan dan kiri ??
Hampiri bunyi tidak berlari
Bangkit! Pagi tetap menanti!
Sungai mati rasa tak jernih genang kaki melangkah dini, satukan hati.....
Awal pena tak bernyawa lantunkan kisah sayap yang patah
tinggalkan cerita mimpi indah mahkota raja
menembus nyata angan palsu dari balik senyuman beku
hingga terasa rapuh semua lukisan manja di bawah langit biru
tersapu debu petir angin tak buntu
telanjangi detik menit waktu sambut cahaya baru titik sudut jari ke tujuh..
"Kelak angin mimpi kan menjadi sebuah bangku pandangi bercak juta'an kilau pelangi di sepanjang hari"
ALAM pun tau,,
Benak pilu tak selalu ingin mengenang keras nya hitam putih rasa malu di waktu lalu
untuk berharap jumpa sebuah pintu
dari balik tinta lama tanpa harus terkibar bendera putih di atas tanah ibu pertiwi
namun bendera naluri hati yg kan terpajng jelas dalam tepi inti lautan api..