Kamis, 05 Desember 2013

Cermin kancing seragam

Gigih bicara jam lama patah duduk rata berikan kaca "slama ini kemana saja? Tak kau ingat dulu? Sia" kan aku! Sekarang, ingin kembali? Sadar diri!!

Senja beda atap kata kalimat senja layar suka,
Aku,
Kamu,
Dia,
Tak lagi serupa !

"Maaf seribu janji"

sbelum kaki langkahkan pergi

Cahaya beku kiri berliku putar mundur maju tuk acuh senduh landas bangkai bahu cela mutu tapakan windu,
Purnama kaku....

Lalai sapu hinggap bertamu !!

Jangan keliru!

Terkam pikir jangkar sketsa hitungan petir sembunyi cangkir tulisan pasir padat lingkaran mencari sisir ledakan air henti mengalir ucapan bibir, peluk sair petaka usir ? Bisuuuu?
Pasti tau! Belum tentu mau ?

Ukir mengukir tanya pesisir??

Satuuu, lawan ke tujuh wajah tak jemuh sisi keliru akal tuk tuduh. Dahi sepatu segitaga palu racikan bumbu..TENTU !
Robek saku halaman baru pertanda buku.
Bau tak tahu pejam abu tantangan hantu hahaha (suara tak terduga)

Pamit tali terlais bukti

Tetap ada? Nyata!
Seluap susah lupakan semua limpah rasa merah habiskan jingga senyum neraka kutukan surga,
Apa daya? Dari pada daya apa? Huhehe

Putar dimensi bermain api ribuan duri perlahan menghampiri datang kan mati, mulai menepi! Sadar nulari berangkat letih..

Lupakan!
Hanya umpan!
Siap memakan!
"Sayang bukan kepayang harta melayang tali layang-layang"

Sementara... tak rupa lama kelabui jiwa pancing raga khayalan juba jilat surga dunia lahirkan warna percik tipu semata,
Setan tetap berhuni dimana" !!!
Tidaaaak!
Untuk pagar ke-2.
Bentuk bayi lahir kembali

?

Dimana? Peti neraka? Tanpa! Jendela cinta? Tergoda? Gelombang nirwana? Fana? Tanpa kuasa? Mati tuk senja? Semoga! Buta? Merona kota? Rasa sapa!

Sepi ini

Jenuh ruang pecah dadu sulang membeku ingkar tipu di tanda seru ungkap jerami barisan batu,
Angkuuuuh..
Tampak bangku sesak rindu kembali utuh lepaskan malu.

Mimpi ?
Janji??
Lintang basa basi !

Minggu, 01 Desember 2013

Hahahaa

Teringat, "Tepat tanggal 7 di hari rabu" tak ku duga jumpa dengan mu dari balik panggung seni ku sosok gadis manis yang lucu.
Diam-diam Ia dekati ku membawa malu pancaran mau bukan palsu tergambar lugu sosok utuh pertama bertemu.

Sejenak diam kode lambaian lingkaran tangan hayalan angan,
Berbuat apa?
Tak tau?
Rasa apa sedang menyapa?
Mungkinkah?

Cinta !!!

"Terasa merdu saat kau petik senar hati ku
Terdengar indah saat kau sentuh nada bibir ku"

Sedikit buta